Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017
Gambar
Organisasi Difabel Nasional Dirintis di UIN Sunan Kalijaga Semangat perjuangan yang selama ini telah dilakukan pegiat difabilitas, mulai dari ratifikasiConvention on the Rights of Persons with Disabilities(CRPD) menjadi UU Nomor 8 tahun 2016, sampai berlangsungnya proses penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) merupakan langkah besar. Langkah besar ini tentunya juga memperbesar peluang yang memungkinkan terciptanya pendidikan inklusif di Perguruan Tinggi. Untuk memantapkan perjuangan itu, beberapa perguruan tinggi yang respek terhadap pendidikan difabel seperti UIN Sunan Kalijaga, UII, UIN Syarief Hidayatullah, IAIN Solo, Universitas Surabaya, Universitas Indonesia, Alicante University Spanyol, didukung Dirjen Pendidikan Tinggi sedang merintis berdirinya organisasi difabel nasional di kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Untuk kepentingan itu, diselenggarakan Konferensi Nasional bertajuk “Ensuring Access and Quality Education for Students with Disabilities in Indonesian U...
Gambar
IBUKOTA YANG KATANYA TUJUAN MENGADU NASIB MACET BANJIR PANAS RAMAI PENGAP ASAP DEBU Kata-kata diatas menyelimuti dan menemani kesan pertama para pendatang baru yang datang ke Ibukota Negara Republik Negara Indonesia ini. Memang aneh, rakyat Jakarta yang katanya dihuni oleh penduduk aslinya yaitu suku Betawi-- kini didominasi bahkan diambil alih oleh suku-suku lain termasuk Jawa, Melayu, dan lain sebagainya. Bukan saya rasis, Jakarta berhak dipijak oleh siapapun bahkan apapun. Hanya saja, para rakyat urbanisasi lah salah satu penyebab utama Jakarta terkenal macet. Dirasa cukup berabstraksi, mari lanjut bercerita. Ibu saya melahirkan saya di Ibukota Negara Republik Indonesia, menjadikan Jakarta sebagai ibu dari ibu kandung anak cilik bernama Muhammad Thirafi Rabbani pada 1 September 1999. Dirasa tidak penting, memang. Maka, inilah Jakarta. Jakarta memiliki kekhasan yang banyak. Saya akan mencoba menceritakan setidaknya 3 diantara itu semua, yaitu; kue rangi, kota tu...